Showing Posts From
Reflection

- Noor Adn
- 06 Jul, 2025
Sejak Ibu pergi, segalanya tak lagi sama.
Hari-hari berlalu dalam sunyi yang lama.Kehangatannya selalu menenangkan hati,Hadirnya membuat segalanya berarti. Saat ini terasa kehilangan arah dan tujuan,Seolah hanya menghitung hari, menunggu waktu "kepulangan".Terkadang muncul tanya: masih adakah yang "worth it" diperjuangkan? Semangat pun redup, tak lagi seperti dulu dikenang.Saat Ibu masih ada, menemani langkah yang rapuh,Segalanya terasa lebih tenang, lebih utuh. Saya berharap suatu saat akan ada yang mengisi,Peran "ibu" yang menemani di tengah guncangnya hati.Terutama di masa quarter-life crisis yang membingungkan,Saat segalanya terasa goyah dan mudah dijatuhkan. Jika Anda masih memiliki orang tua yang lengkap,Bapak dan Ibu, tempat bersandar saat hidup terasa pengap.Atau mungkin istri dan anak sebagai pelipur lara dan teman bicara,Yang setia menemani, dalam tawa maupun luka. Maka Anda termasuk dari sedikit yang beruntung,Diberi pelukan hangat yang tak semua orang sanggup tampung. Meski begitu, kita tetap belajar menerima dan bersyukur,Mungkin ada ibrah besar yang belum bisa kita ukur,Tersembunyi di balik ketetapan-Nya,Yang tak selalu kita pahami artinya. Kudus, 6 Juli 2025

- Noor Adn
- 04 Jan, 2025
Olahraga, bentuk rasa syukur atas nikmat kesehatan dari Sang Pencipta. â¨
Olahraga bukan hanya sebuah kegiatan, tapi juga bentuk rasa syukur atas nikmat kesehatan dari Sang Pencipta. ⨠Dulu saya skeptis soal olahraga, tapi berubah setelah melihat perjuangan ibu saya (rahimahallah) melawan diabetes. đŞ Akhir tahun 2023 yang lalu menjadi tahun yang berat. Kondisi ibu memburuk hingga opname lebih dari 10 kali dalam rentang ~3.5 bulan. Termasuk di antaranya kontrol rutin poli Kardiovaskular, Saraf, cuci darah, tambah darah, Fisioterapi, Radiologi, dll. Termasuk juga sudah familiar dengan yang namanya ruangan IGD, ruang rawat inap, Hemodialisa, HCU, hingga ICU đĽ Beragam alat terpasang di badan saat rawat inap. Mulai selang infus, selang makan (NGT), kabel EKG, oksimeter, tensi (NIBP), ventilator mekanik, selang urine, dll. 𩺠Secara tidak langsung, saya dapat exposure di kesehatan dan lingkungan rumah sakit, seperti istilah âcode blueâ. đľ Obat-obatan seperti Metformin, terapi insulin, alat tes gula darah, alcohol swabs (antiseptik), lancet/jarum, beserta stripnya sudah jadi bagian keseharian. Sempat beberapa kali koma, dan akhirnya qodarullah beliau wafat pada bulan Oktober 2023, tepatnya di ruang ICU RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, kamar no 6. Kendaraan yang dipakai juga cukup beragam, mulai dari motor legendaris, becak, Grab Car, hingga ambulance â dengan suara sirinenya yang khas (ada makna yang terkandung di setiap bunyinya). Waktu-waktu bersama beliau adalah waktu yang sangat berharga, yang kini tidak bisa diulang. Dua orang yang biasa menemani ketika berobat atau adalah ayah saya dan saya sendiri. Mungkin bisa dikatakan âinternâ menjadi seorang ayah kali ya. Melihat bagaimana beliau dalam proses decison making, leadership, sikap sabar, manajemen konflik, dsb Bahkan, di titik terendah ibu (baca: sakaratul maut), ayah tetap bersikap tenang dan menampakkan wajah seolah-olah semua baik-baik saja. Terus berprasangka baik kepada Yang Maha Kuasa. Sekilas info, penyakit diabetes termasuk penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Treatment yang diberikan lebih pada mengontrol/memperlambat. Ada resiko komplikasi, seperti merambah ke stroke, kardiovaskular, gagal ginjal, dan lain-lain. #cmiiw Saya belajar, bahwa kesehatan itu salah satu nikmat berharga & perlu dijaga. Sejak itu, saya tergerak untuk perbaiki gaya hidup dan memiliki concern lebih di kesehatan, setidaknya untuk diri sendiri & keluarga masa depan nanti (insyaAllah). đą Terlebih lagi jika ada resiko penyakit turunan. Perlu ikhtiar/usaha seperti memperbaiki pola makan, mengurangi konsumsi gula, dan olahraga rutin meskipun hanya jalan pagi. đśââď¸ Saya lebih suka sepedaan atau lari, cocok untuk introvert seperti saya. đ´ââď¸ Press enter or click to view image in full size Strava Year in Report â 2024 â Personal documentation Saat ibu dirawat, saya membagi waktu antara menjaga beliau, melakukan penelitian skripsi di HSI AbdullahRoy, dan mendampingi cohort di Bangkit Academy led by Google, Tokopedia, Gojek, & Traveloka. Hari H-1 sidang skripsi, saya masih standby di IGD. Setelah sidang selesai, segera kembali ke rumah sakit. Saya tidak banyak punya teman offline. Alhamdulillah dimudahkan banyak hal, seperti bisa dikerjakan full remote dengan minim tabrakan jadwal. Tahun 2023 adalah masa berduka, 2024 tahun âberpura-puraâ kuat, 2025 semoga Allah mudahkan langkah kita. Skenario Allah selalu penuh kebaikan, meskipun kita sering tak mampu melihatnya. Kehilangan memang berat, tapi hidup harus terus berjalan. Meskipun beliau telah pergi, kewajiban berbakti tak terhenti. Setinggi apa pun jabatan kita, di mata orang tua kita tetaplah anak. Tundukkan âsayap-sayapâ Anda saat bertemu orang tua. đ âBersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat bagimu. Minta tolonglah pada Allah, jangan engkau lemah.â â HR. Muslim (https://rumaysho.com/691-tetap-semangat-dalam-hal-yang-bermanfaat197.html) Semoga Allah menjaga kita semua. Aamiin. 𤲠Semoga bermanfaat, baarakallahu fiikum đ Catatan: video hanya sebagai pemanis.

- Noor Adn
- 04 Apr, 2021
Romantisme Keluarga
Kita hidup di dunia ini tidak lepas dengan yang namanya keluarga. Kita semua adalah manusia yang dimana dilahirkan oleh sosok yang hebat. Kita tumbuh dan berkembang di lingkungan keluarga terdekat kita. Keluarga merupakan sebuah akademi pertama kali saat kita mengeksplorasi dunia ini. Kita belajar, bermain, serta beradaptasi dari sebuah keluarga. Kita di didik oleh orang tua kita dan menjadi bagian anggota dari keluaga kira. Kita diasuh dan dibesarkan oleh orang tua di dalam keluarga, sehingga kita dapat lebih baik memahami dunia. Dalam berkehidupan keluarga tentunya kita menginginkan sebuah keharmonisan, dimana setiap anggota keluarga dapat hidup berdampingan dengan rasa aman, sentosa, dan bagahia. Kehidupan dalam suatu keluarga merupakan suatu kehidupan yang cukup penting dan krusial bagi seseorang, terlebih lagi bagi seseorang pada masa âgolden ageâ atau pada masa kanak-kanak. Keharmonisan keluarga mutlak diperlukan untuk mewujudkan keluarga yang dapat bahagia serta dapat bertahan hingga nanti. Sebaliknya, dengan ketiadaannya keharomonisan tersebut, komponen-komponen keluarga dapat terancam dan terganggu kehidupan keluarganya. Lebih parah lagi, keluarga yang tidak harmonis akan dapat memecah belah dan membuat kerusakan. Contohnya yaitu apabila terdapat ketidakharmonisan antara suami dan istri, timbul ketidakcocokan antar satu dengan lainya, sehingga berpotensi terjadinya permusuhan dan pertikaian hebat, yang selanjutnya biasanya dapat berakhir pada perceraian jika masalah tersebut tidak segera diatasi. Oleh karena keharmonisan keluarga merupakan suatu komponen yang harus dimiliki dalam keluarga, maka sudah sepantasnya kita sama-sama belajar bagaimana cara membangun atau membuat keluagra kita menjadi harmonis. Beberapa hal diantaranya untuk mengusahakan keluarga kita bisa bahagia adalah dengan selalu bersikap jujur dan terbuka. Selain itu, kita juga harus bijak dalam menghadapi suatu permasalahan, kita tidak boleh bersifat egois dalam memutuskan setiap perkara. Sudah sepantasnya kita bermusyawarah atau berdiskusi dengan keluarga kita. Diskusi tersebut dapat dibawakan dengan pembawaan ringan, agar diskusi tersebut dapat tetap menimbulkan kenyamanan, diskusi juga tidak perlu dilakukan secara berlebihan, cukup dengan orang-orang yang memang berhubungan saja yang kita ajak bicara. Ada sebuah teladan menarik yang dapat kita jadikan referensi dalam konteks keharmonisan dalam keluarga, pada kali ini saya akan coba bawakan mengenai keharmonisan Nabi Muhammad shallalahu âalaihi wa sallam terhadap keluarga beliau, dan memang seharusnya kita umat Islam dituntut untuk mengikuti Sunnah beliau, karena beliau merupakan uswah hasanah (suri tauladan yang baik). Diantara perbuatan yang dicontohkan tersebut adalah perlakuan Nabi terhadap istri-istrinya adalah dengan memanggil dengan sapaan hangat serta baik, serta selalu berusaha untuk tidak menyakiti isti-istri beliau. Tidak hanya pada istrinya, Rasul pun dalam hubungan kepada anggota keluarga lainya juga harmonis, misalnya pada kakeknya, cucu-cucunya, maupun dengan anaknya sendiri. Selain hal tersebut, sangatlah penting bagi kita semua untuk senantiasa memperhatikan dan memperbaiki hubungan kita dengan Allah, yang Maha Penyayang lagi Maha Lembut. Kita memohon kepada Allah agar keluarga kita senanitasa dalam keadaan yang harmonis, serta dijauhkan dari segala bencana dan malapetaka yang dapat mengancam keluarga. AamiinâŚ

- Noor Adn
- 01 Mar, 2021
Express Yourself with Writing
Menulis adalah suatu aktivitas mulia yang telah dilakukan oleh orang-orang sejak dahulu. Orang-orang bisa terkenal karyanya sampai sekarang ini salah satunya yaitu dengan menulis. Seperti yang kita ketahui misalkan, buku dari ilmuwan muslim Ibnu Sina, yaitu Qanun fi Thibb (Kaidah Kedokteran) yang sampai saat ini masih dijadikan sebagai salah satu rujukan yang utama dalam membuat atau merumuskan sebuah perkara. Buku-buku pengetahuan yang lain juga menunjukkan kepada kita bahwa suatu ilmu pengetahuan dapat diabadikan melalui tulisan. Al-Qurâan (Kalamullah) pun bisa sampai kita salah satunya yaitu dengan melwati sebuah tulisan, yang mana telah dikodifikasikan pada masa kehalifaan sehingga bisa kita rasakan serta pelajari sampai sekarang. Kita juga membutuhkan kitab atau buku yang telah ditulis orang-orang terdahulu untuk mempelajari Sunnah. Kita dapat belajar Islam lebih dalam melalui tulisan-tulisan yang dituliskan para ulamaâ kita berdasarkan perilaku Rasul dan sahabat Rasul. Kenapa kok bisa seperti demikian, yaitu belajar dari orang-orang terdahulu yang hidup berdampingan dengan Rasul? Yaitu alasanya adalah karena merekalah yang lebih tahu dan paham tentang keadaan dan kejadian saat itu. Kalau kita ambil sebuah logika, apabila ada sebuah kasus kecelakaan mobil misalkan, maka tim investigasi akan mencari tahu informasi-informasi yang berhubungan dengan cara menanyakan kepada orang-orang yang ada di tempat kejadian. Mengapa demikian? Yaitu karena mereka yang lebih tahu akan kejadian tersebut. Bisa dikarenakan dia melihat dengan mata kepala sendiri, mendengarkan serta mengamati secara detail sebuah kejadian tersebut. Hasil dari investigasi tersebut pun di dokumentasikan salah satunya yaitu dalam bentuk data-data yang berupa tulisan, seperti saksi, kronologi kejadian, serta tempat & waktu kejadian itu berlangsung. Seringkali kita mendengar bahwa orang bisa terkenal namanya melalui sebuah buku, atau paling tidak sebuah tulisan yang telah dipublikasikan pada khalayak umum, seperti koran, majalah, dan tidak lupa pula pada area digital, seperti Medium, Quora, Telegram, serta platform-platform yang lainya. Ada sebuah kejadian yang menurut saya cukup menarik, ketika saya menonton sebuah video dari BukaTalks (semacam acara talkshow versi Bukalapak) yaitu ada seseorang yang menulis buku, namun pada akhirnya dia bisa jalan-jalan ke luar negeri. Beliau adalah Ahmad Fuadi, penulis buku best sellernya âNegeri 5 Menaraâ yang juga telah di film kan. Bukunya juga menjadi bahan ajar utama suatu mata kuliah di suatu universitas. Hal ini tentunya menjadi sebuah fenomena yang cukup menggembirakan baik dari sisi penulis maupun dari sisi reputasi negara kita Indonesia. Dengan menulis, kita dapat mengekspresikan diri sendiri lebih leluasa, dengan menulis, kita berarti telah membuat legasi (peninggalan) bagi diri kita sendiri. Tulisan akan terus dapat dibaca apabila sudah dipublikasikan. Kita dapat meraih potensi pahala jariyah dari sini, yaitu dengan cara menulis sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain, karena kita semua tahu bahwa ketika anak Adam (manusia) telah meninggal, maka akan terputus semua amalnya kecuali tiga perkara. Salah satunya yaitu ilmu yang bermanfaat. Become a memberBagi kaum introvert seperti saya ini, menulis adalah sesuatu hal yang cukup mengasyikkan, karena dengan menulis, rasanya seperti menuangkan semua perasaan yang ada di dalam hati menjadi sebuah tulisan. Msialkan saat merasa sendirian, sedih, galau, atau bahkan marah, menulis adalah salah satu solusi yang terbaik untuk meredakan dan mengontrol emosi yang bergejolak. Pernah beberapa kali kejadian seperti itu, dan akhirnya saya merasa benar-benar membaik suasana hati saya. Hal ini biasa saya lakukan untuk self-healing (pengobatan diri) saat semua orang terasa ngga ada yang peduli. Setidaknya hal itu dapat menjadi anestesi dari rasa sakit yang ku alami. Jadi, menulis adalah seseuatu yang berarti atau bermakna. Kita juga dapat ambil contoh pendekatan dari seorang tokoh yang memproklamasikan dirinya sendri sebagai introvert, yaitu JK Rowling, si pengarang buku serial Harry Potter yang hingga kini telah sukses serta di filmkan. Generasi yang lebih dulu dari saya pasti kebanyakan paham dan tahu alur dari buku & film tersebut. Pasalnya, itu sempat booming dan populer dalam beberapa kurun waktu. Tentunya ada banyak sekali orang yang berhasil meng ekspresikan dirinya melalui menulis, terkhusus pada orang bertipe kepribadian inrovert, yang lebih suka menyendiri, memperhatikan secara detail, menjaga jarak sosial, sebagai metodenya untuk bernafas atau lebih tepatnya recharge energi. Pramoedya Ananta Toer pernah berkata, âMenulis adalah bekerja untuk keabadianâ. Kalau kita pikir-pikir kembali, maka hal yang dikatakan Pramoedya tadi adalah benar, karena dengan menulis kita berarti bekerja untuk sebuah keabadian. Karena semua manusia pasti akan mati, dan manusia yang telah menulis akan terasa abadi. Kenapa demikian? Karena namanya akan selalu disebut-sebut meskipun orangnya telah tiada. Sebut saja beliau ulamaâ HAMKA (Prof. DR. H. Abdul Malik Karim Amrullah) yang menulis karya beliau dalam keadaan dirinya dipenjara. Karyanya maasyaaAllah luar biasa sekali. Bahkan pada pengajian yang lalu, ustadz saya sempat menyebut nama beliau karena bukunya yang recommended dan insightful. Saran ku, untuk bisa menulis dengan baik, maka kita harus perbanyak bahan bacaan kita. Bisa itu dari buku, artikel, jurnal, maupun yang lainya. Baik yang versi online, maupun offline. Kini internet sudah ada di genggaman kita dan informasi sangatlah mudah untuk didapatkan dengan beberapa jari. Misalkan kita ingin mengetahui berita, maka kita cukup mencari di Google untuk mendapatkan informasinya. Tentunya kita harus selektif juga terhadap berita-berita hoax dan tidak bertanggung jawab. Pilihlah media yang memiliki reputasi serta validasi yang bagus, agar kita tidak mudah tergiring opini publik yang kadang tidak sesuai dengan realitas kehidupan ini. Intinya adalah perbanyak informasi, perbanyak literasi, buat perpusatakaan sendiri untuk bersama maupun pribadi. Baik itu pustaka digital maupun pustaka konvensional. Hal itu penting, sekali lagi, penting. Sejujurnya, saya seperti sedikit minder karena beberapa orang dan teman dekat saya sudah ada yang memiliki buku sendiri, sedangkan saya belum punya buku. Dari kakak-kakak ku se kandung, sampai teman-teman se umuranku. Bahkan adik perempuan saya, tulisanya ada yang sudah masuk ke dalam buku. Tentunya itu menjadi sebuah semangat bagi kita semua serta saya sendiri terutama yang mana bisa kita ambil untuk bisa memproduksi karya-karya yang maksimal. Menyebar kebaikan yang lebih banyak serta menebar kebermanfaatan kepada manusia lebih luas. Hal ini didukung dan dibenarkan, karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia yang lainya. Allah juga memerintahkan kita untuk berlomba-lomba dalam hal kebaikan. Yang mana jika kita korelasikan, menulis adalah sebuah ibadah, dan ibadah akan mendapatkan pahala. Apalagi jika telah menjadi sebuah rantai yang tak terputus yang tersebar di masyarakat, tentunya ini menjadi peluang investasi amal kita nanti saat kita telah tiada. Semoga kita dapat selalu beribadah, menghasilkan karya-karya yang bermanfaat yang mana kita dapat menuai hasil manis kerja kita di akhirat. Aamiin, aamiin yaa Rabbal âaalamiin. Jazaakumullah khairan wa baarakallahu fiikum.

- Noor Adn
- 14 Dec, 2020
č¨č â Words
Word (č¨č /kotoba/) is something complex thatâs made or intended to understand someone for something. Words can take many forms. It can be in the form of a noun, adjective, verb, adverb, or anything else. Words when coupled with siblings can change into a sentence. The sentences that are arranged can be understood and digested by the mind. We can do an experiment in terms of composing words. We can also determine a personâs character by looking at the behavior and the words that come out of his mouth, even though this technique is not totally absolute. We can influence someone by using words. Because sometimes, the word can contain a meaning that cannot be reflected in the life of the world. Words are quite urgent & have a quite crucial role in terms of media. The choice of words or what we call âdictionâ is can be customized or adjusted according to and according to the creatorâs heart. However, if the word is misused (especially in media publications), the whole world feels the same negative impact. Become a memberThe word also is very important in the digital world. It because most & most computers, be it server computers, or computers that we currently hold in our hands. The word is often used as a syntax/command as an instruction to execute a command. Besides that, it is also used as an identity to represent a group of other codes. The word itself consists of 4 letters, which actually have a deep and memorable meaning. We can all interpret it however we want. Some serve as âkeywordsâ, by which it can remind a person of both good and bad memories of his life. Whether itâs when he gets hundreds of pieces of precious metal, when he becomes king or queen on his wedding day, or when he loses someone who means something in his life. Sometimes words seem to have no meaning that sticks in the chest. It was as if nonsense was brought up to just say the word. I donât really mean it, but sometimes I may get worried because Iâm worried that those words will become less valuable, even a source of disaster. The word is not something abstract, but that does not mean it cannot be sensed. The resulting impact also varies according to the level/index of oneâs understanding of it. But Iâve never been afraid of a word. A word contains happiness, serenity. As if the world was nothing. Everything I want is there. Yes, you are right. It is heaven, a place of death for His servants who believe, provided by Allah Azza Wa Jalla. Hopefully, we can gather together again there. See you âŚ

- Noor Adn
- 14 Aug, 2020
The First Wealth
We often think of wealth as material, for example, money, gold, stock assets, etc. That is not the case. But I think, wealth is not only a matter of lined up nominal numbers, but wealth is the result of human representation itself. Iâm inspired by a quote: Kekayaan pertama adalah soal cara berpikir (William Tanuwijaya). We take an example, imagine there is a person with an income of 30 million / month, but during a pandemic like today, his income decreased to 10 million / month. Then he became sad and felt that he was always lacking. He has to set aside 5 million for car installments, 3 million for bad debt repayments, which is consumptive debt, and the remaining 2 million to live with his family for one month. This person feels that his life is depressed, and feels that he is always lacking. It is not uncommon to commit illegal acts, namely stealing peopleâs property. While on the other hand, there are people whose income is just barely enough, if it is calculated that it can only be for him and his family, they can still be grateful, and can even give alms every day. He always had enough and never complained. He always tries to improve the economic level and financial level of his family. To be able to do more good, have a bigger impact, by helping those around and in need. Hopefully, we will always be given the blessing of sustenance by Allah subhaanahuwataâala, as well as be given awareness, convenience, abilities, and opportunities to help each other. Aamiin. I hope, this may be useful. Thank you.