
- Noor Adn
- 04 Jan, 2025
Olahraga, bentuk rasa syukur atas nikmat kesehatan dari Sang Pencipta. âš
Olahraga bukan hanya sebuah kegiatan, tapi juga bentuk rasa syukur atas nikmat kesehatan dari Sang Pencipta. âš Dulu saya skeptis soal olahraga, tapi berubah setelah melihat perjuangan ibu saya (rahimahallah) melawan diabetes. đȘ Akhir tahun 2023 yang lalu menjadi tahun yang berat. Kondisi ibu memburuk hingga opname lebih dari 10 kali dalam rentang ~3.5 bulan. Termasuk di antaranya kontrol rutin poli Kardiovaskular, Saraf, cuci darah, tambah darah, Fisioterapi, Radiologi, dll. Termasuk juga sudah familiar dengan yang namanya ruangan IGD, ruang rawat inap, Hemodialisa, HCU, hingga ICU đ„ Beragam alat terpasang di badan saat rawat inap. Mulai selang infus, selang makan (NGT), kabel EKG, oksimeter, tensi (NIBP), ventilator mekanik, selang urine, dll. đ©ș Secara tidak langsung, saya dapat exposure di kesehatan dan lingkungan rumah sakit, seperti istilah âcode blueâ. đ” Obat-obatan seperti Metformin, terapi insulin, alat tes gula darah, alcohol swabs (antiseptik), lancet/jarum, beserta stripnya sudah jadi bagian keseharian. Sempat beberapa kali koma, dan akhirnya qodarullah beliau wafat pada bulan Oktober 2023, tepatnya di ruang ICU RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, kamar no 6. Kendaraan yang dipakai juga cukup beragam, mulai dari motor legendaris, becak, Grab Car, hingga ambulance â dengan suara sirinenya yang khas (ada makna yang terkandung di setiap bunyinya). Waktu-waktu bersama beliau adalah waktu yang sangat berharga, yang kini tidak bisa diulang. Dua orang yang biasa menemani ketika berobat atau adalah ayah saya dan saya sendiri. Mungkin bisa dikatakan âinternâ menjadi seorang ayah kali ya. Melihat bagaimana beliau dalam proses decison making, leadership, sikap sabar, manajemen konflik, dsb Bahkan, di titik terendah ibu (baca: sakaratul maut), ayah tetap bersikap tenang dan menampakkan wajah seolah-olah semua baik-baik saja. Terus berprasangka baik kepada Yang Maha Kuasa. Sekilas info, penyakit diabetes termasuk penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Treatment yang diberikan lebih pada mengontrol/memperlambat. Ada resiko komplikasi, seperti merambah ke stroke, kardiovaskular, gagal ginjal, dan lain-lain. #cmiiw Saya belajar, bahwa kesehatan itu salah satu nikmat berharga & perlu dijaga. Sejak itu, saya tergerak untuk perbaiki gaya hidup dan memiliki concern lebih di kesehatan, setidaknya untuk diri sendiri & keluarga masa depan nanti (insyaAllah). đ± Terlebih lagi jika ada resiko penyakit turunan. Perlu ikhtiar/usaha seperti memperbaiki pola makan, mengurangi konsumsi gula, dan olahraga rutin meskipun hanya jalan pagi. đ¶ââïž Saya lebih suka sepedaan atau lari, cocok untuk introvert seperti saya. đŽââïž Press enter or click to view image in full size Strava Year in Report â 2024 â Personal documentation Saat ibu dirawat, saya membagi waktu antara menjaga beliau, melakukan penelitian skripsi di HSI AbdullahRoy, dan mendampingi cohort di Bangkit Academy led by Google, Tokopedia, Gojek, & Traveloka. Hari H-1 sidang skripsi, saya masih standby di IGD. Setelah sidang selesai, segera kembali ke rumah sakit. Saya tidak banyak punya teman offline. Alhamdulillah dimudahkan banyak hal, seperti bisa dikerjakan full remote dengan minim tabrakan jadwal. Tahun 2023 adalah masa berduka, 2024 tahun âberpura-puraâ kuat, 2025 semoga Allah mudahkan langkah kita. Skenario Allah selalu penuh kebaikan, meskipun kita sering tak mampu melihatnya. Kehilangan memang berat, tapi hidup harus terus berjalan. Meskipun beliau telah pergi, kewajiban berbakti tak terhenti. Setinggi apa pun jabatan kita, di mata orang tua kita tetaplah anak. Tundukkan âsayap-sayapâ Anda saat bertemu orang tua. đ âBersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat bagimu. Minta tolonglah pada Allah, jangan engkau lemah.â â HR. Muslim (https://rumaysho.com/691-tetap-semangat-dalam-hal-yang-bermanfaat197.html) Semoga Allah menjaga kita semua. Aamiin. đ€Č Semoga bermanfaat, baarakallahu fiikum đ Catatan: video hanya sebagai pemanis.

- Noor Adn
- 03 Jan, 2025
My Bangkit Journey â Personal Experience of Being Cohort and Mentor at Bangkit Academy
Bismillah. Alhamdulillah. Hello everyone, Iâm Noor. Let me summarize my journey from as a cohort and mentor at Bangkit Academy. Iâm here to share my journey and inspire. I understand there is always more to learn, and I apologize for any mistakes. Please remember, that this article is based on my experience in the program and reflects my viewpoint. I want my experiences to help us come together and grow. This article is a continuation of the previous one. This draft article was buried about 8 months ago, I think I need some time to reflect and refine it first until I decide to publish it, and you can read it. Before Bangkit (2021) I have been interested in the IT field since I was a kid. I donât know why. I just looked for the info and tried to learn it, even though I often broke things for my experiments and learned by trial and error. I also know from many platforms and many site sources. Until I got the information about Bangkit Academy. Bangkit is a Google-led academy designed to produce high-caliber, technical talent for world-class, Indonesian technology companies and startups. However, Iâm trying to join Bangkit but Qodarullah (unfortunately) I didnât meet the requirements. Iâm still in the 3rd semester, while the minimum semester has finished the 5th. So then I went back home, became patient, and studied IT outside college hours. Being Cloud Computing Cohort (2022) Long story short, Alhamdulillah, I was officially accepted as a Cloud Computing cohort. The activity is studying Bangkit and university lectures, running with 35 SKS. Qodarullah (unfortunately) we have some difficulty regarding the SKS conversion. But itâs fine for me, who are coming from a non-IT formal educational background. The activity includes attending synchronous Instructor-Led Trainings (ILTs), Weekly Consultations, English classes, and other activities, doing self-paced asynchronous studies via Dicoding, Coursera, and GCSB (Qwiklabs). In total around 900 hours. We are used to using Google Workspace (GMeet, GCalendar, Gmail, GDrive, etc) and Discord as a primary working space, and English as a primary communication language. We also taught how to communicate between peers, and between supervisors. We also completed the Company-Based Capstone Project (final project), by building Harga.in, a pricing optimization engine app, partnership with Traveloka, and getting reviewed from PIC. Get a chance to collaborate with the team members from UI and ITS. Click here to view the presentation deck. Finally, in the end, I got bonus classes, certified as a Google Cloud Associate Cloud Engineer, joined an exclusive GwG Career Fair, got Bangkit merchandise, joined the alumni network, and graduated from Bangkit Academy 2022. Alhamdulillah && Allahumma baarik. May Allah bless all of us. Being Cloud Computing Mentor (2023 H1) I have decided to become a mentor, and I am interested in doing so. The first time I doubted myself, but I just tried to be brave. Before I decided to, I first listed down my motivation for joining as a mentor. I reflect on myself and try to find the âWhyâ reason. Until that, okay bismillah letâs give it a try. Then, when the announcement began, I officially got the position of Bangkit Academyâs Cloud Computing Mentor and was assigned a class in CC-03. The mentor tasks include participating as an instructorâs teaching assistant for ILTs, leading weekly consultations, and managing Bangkit students/cohorts. Review daily and weekly logbooks and the final report (for MOECRT students). We get to do sharing sessions, discuss with each other, and play games through weekly consultations. It was an opportunity to communicate with students across Indonesia from various backgrounds (mostly from IT majors) and make intense support through 1:1 sessions. By being a mentor, I learn a lot of things. I got used to utilizing tools like ChaGPT, Grammarly, and Google Translate to write emails, make conversations in Discord, help weekly consul, etc. I also became more aware of Indonesian time zones (WIB, WITA, and WIT). There is also a session curated for mentors, such as the Bangkit Mentor Soft Skills, Mentor Meetup, and Weekly Talk with Mentees. I also got a chance to be a moderator for the Bangkit Guest Speaker Session. Then, we also get free access to the Dicoding courses, Coursera (GwG), Qwiklabs/GCSB, and Bangkit merchandise (again). Finally, biidznillah, I have finished a thesis correlating with Islam and IT. (The Analysis of ⊠In cyberspace) and graduated from my beloved uni, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus. You can read my undergraduate thesis in our official university repository HERE. Presentation â Bangkit 2023 H1 Highlight Recap Thank you very much for all that is involved. I was very grateful and honored to be part of this journey. MasyaAllah. Alhamdulillah. Allahumma baarik. All praises to Allah and may Allah bless us.

- Noor Adn
- 01 Jan, 2025
.NEW Google Shorcuts đ
Kumpulan link dengan Top-Level Domain (TLD) â.newâ, biar makin sat-set ⥠đ docs.new | doc.newBuat dokumen Google Docs baru đ sheets.new | sheet.newBuat dokumen Google Spreadsheet baru đ keep.new | note.newBuat catatan Google Keep baru đ» slides.new | slide.new | deck.newBuat presentasi Google slides baru đ€ meet.new | meeting.newBuat meeting Google Meet baru đ cal.newBuat event Google Calendar baru Semoga bermanfaat đŸ 1/100 hari nulis.Mau ikutan? Join di https://s.id/100HariNulis

- Noor Adn
- 21 Nov, 2024
3 Situs Tempat Download Foto Gratis
Hello! Pernah nggk lagi butuh aset gambar utk desain kalian, tapi bingung mau ambil dari mana? kalau ambil sembarangan, takut kena copyright, kalo buat sendiri, kayaknya nggk dulu, misalkan ada keperluan mendesak dsb. Nah, maka dari itu, pada kali ini aku mau sharing beberapa situs tempat download foto gratis yang bisa kalian gunakan. Sebenarnya ada banyak sekali, namun ada 3 situs yang jadi pilihan pribadi. Lisensi dari ketiga situs ini bersifat Free for Personal & Commercial. Artinya, gambar maupun aset-aset yang tersedia di website dapat digunakan untuk kebutuhan personal (pribadi), maupun professional / komersil (misalkan utk kegiatan promosi). Namun, untuk lebih detailnya silahkan cek ulang lisensinya pada masing-masing website ya.. UnsplashDi Unsplash, kita dapat menemukan berbagai macam gambar dan ilustrasi yang bisa digunakan. Unsplash adalah salah satu website yang menyediakan aset gambar gratis yang paling dikenal. PixabaySama seperti Unsplash, di Pixabay kita dapat menemukan banyak gambar dan ilustrasi. Tidak hanya itu, di sini kita dapat temukan juga bermacam aset yang lain juga. Macam-macam aset tersebut bisa berupa gambar, ilustrasi, vektor, video, audio, sound effect, maupun gambar GIF. PexelsDi Pexels, kita dapat menemukan 2 jenis konten, yaitu gambar dan video. Kita dapat mengeksplorasi dan menggunakan aset-aset tersebut untuk kebutuhan desain maupun yang lainnya. Wrap-Up Oke baiklah, mungkin itu aja yang bisa dibagikan di kesempatan ini. Semoga bermanfaat! Baarakallahu fiik!

- Noor Adn
- 26 Oct, 2024
Membuat Web Proxy dengan Squid dari VPS Apapun. Cepat & Simpel
Disclaimer: Artikel ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi dan juga pengetahuan yang terbatas. Ada kemungkinan ketidaksesuaian informasi. Intro â Apa itu Web Proxy? Web proxy adalah layanan âperantaraâ antara pengguna (user) dan internet yang bertugas meneruskan permintaan akses situs. Ketika kita mengakses situs (atau server) pakai web proxy, proxy tadi yg akan menghubungi situs tujuan atas nama kita, kemudian mengirimkan kembali hasilnya. Background â Kenapa pakai Web Proxy? Bermula dari keresahan pribad. Terkadang saat membuka website, ada gangguan yang menyebabkan tidak bisa diakses, padahal tidak sedang diblokir. Pada kasus saya, saat saya menggunakan jaringan Wi-Fi rumah terdapat error saat mengakses Dribbble (https://dribbble.com/). Nampak seperti tidak nyambung. Jika berhasil loading pun, sepertinya banyak gambar / aset lain yang gagal di-load. Press enter or click to view image in full size Hmm.. Padahal jika diakses memakai mobile data (pakai kuota), aksesnya aman-aman saja. Tapi kalau diakses lewat Wi-Fi, justru malah tidak nyambung. Sudah gonta-ganti provider DNS juga tidak ngefek. Problem ini sudah lama terjadi. Nah, dari fenomena tadi, aku ber hipotesis bahwa ada masalah pada koneksi antara ISP (provider internet) WiFi rumah dengan server milik Dribbble. Daripada emosi, mending coba cari solusi ya kan⊠Nah, di sini, proxy bertindak sebagai âmakelarâ atau penghubung antara komputer/laptop kita dengan si server yang akan di tuju. Dia berada di tengah2 sambungan. Dia bertugas menyampaikan request dari client ke server, serta menerima response dari server ke client. Saat kita sudah terhubung dengan web proxy, seolah2 si web proxy itulah yang mengirimkan request ke server. Jadi, di mata server, yang menghampiri dirinya adalah si proxy tadi, bukan client (laptop/pc) yang saat ini kita gunakan. Yaa, setidaknya kita tahu bahwa ada alternatif untuk akses ke sana. Ini pun juga bukan solusi pakem, namun hanya sementara, atau saat dibutuhkan saja. Jika kalian ada solusi yg lebih baik, bisa langsung komen2 saja yaa. Oke gas, yuk mulai eksekusiâŠ. Siapkan VPSPada kasus ini menggunakan GCP (Google Cloud Platform), namun bisa juga pakai provider/platform lain. Spesifikasi: OS Debian 11, shared CPU, storage 10 GB, lokasi di Singapore. Jenis VM adalah SPOT machine (ephemeral), agar hemat biaya Pastikan port sudah di-allow. Bisa di whitelist dulu di pengaturan firewall Login ke VPS melalui SSHUpdate Sistem dan Install Squid Karena di linux debian, pakai apt sudo apt update -y sudo apt install squid -y Press enter or click to view image in full size Konfigurasi Squid Atur pengaturan Squid di file config nya sudo nano /etc/squid/squid.conf Maka tampilannya kurang lebih akan seperti ini. Ada banyak informasi dan dokumentasi. Press enter or click to view image in full size Namun, kita akan langsung skip saja to the point yaa, yaitu konfigurasi agar dapat berfungsi secara praktis. Scroll ke bawah sampai nemu bagian âhttp_access deny allâ.Note: Scroll nya emg banyak. Scroll bisa pakai mouse atau pencet tombol panah maupun Page Up/Down di keyboard. Di sini kita bisa atur2 konfigurasinya. Misalkan mau dibuat bebas siapapun bisa gunakan VM ini, atau dibuat strict utk alamat IP tertenu, ganti port, dan lain sebagainya. Namun, utk kali ini kita buat mudah saja dulu, yaitu memungkinkan utk digunakan semua orang. Maka rubah âhttp_access deny allâ menjadi âhttp_access allow allâ. Press enter or click to view image in full size Jika sudah selesai mengaturnya, maka simpan dengan cara menekan âCtrl+Xâ, lalu tekan âYâ utk simpan. Press enter or click to view image in full size Restart Service Squid Konfigurasi yang sudah disimpan tadi masih belum dieksekusi oleh sistem. Maka dari itu, kita perlu me-restart service nya agar memuat konfigurasi yang terbaru. Atau bisa juga dengan melakukan reboot. systemctl restart squid Utk tahapan konfigurasi sudah selesai. Saatnya melakukan pengujian. Test Koneksi Coba kita sambungkan dengan IP address tersebut. Jika kita memakai Windows, bisa langsung dirubah di bagian Proxy. Lalu isikan alamat server beserta port nya. Secara default, Squid beroperasi pada port 3128. Press enter or click to view image in full sizePress enter or click to view image in full size Lalu, untuk pengecekan apakah benar2 sudah tersambung koneksi dengan web proxy tersebut, dapat menggunakan alat pendeteksi ip address kita. Misalkan dengan membuka https://whatismyipaddress.com/ Di sini sudah terpantau sudah berubah sesuai dgn ekspektasi. ISP dari Google, di area Singapore (tempat VM berada). Press enter or click to view image in full size Di test buka Dribbble, alhamdulillah terpantau aman. Press enter or click to view image in full size Jika sudah tidak dipakai VM nya, maka sebaiknya dimatikan saja untuk menghemat pengeluaran biaya yaa⊠Semoga bermanfaat đ€ Baarakallah fiikum Proxy Google Cloud Platform Vps Networking

- Noor Adn
- 18 Jun, 2024
Daily UI: Sign-Up Page
FishSkuy UI Sign Up and Sign In Page: light, and Dark Mode. Brief: Create a sign-up page, modal, form, or app screen related to signing up for something. It could be for a volunteer event, contest registration, a giveaway, or anything you can imagine. #DailyUI #001 #SignUp #UXDesign #UIDesign

- Noor Adn
- 09 Feb, 2024
Discovering Linux: A Distro Exploration and Sharing Experience
Hello there đ, let me share about my journey in the Linux world. The first time was in about 2015 when I was still in school. Then, from time to time, new things are discovered. I also gained valuable knowledge and hands-on experiences on the live server when being a cohort (student) and mentor at Bangkit Academy. Until now, I have used Linux as a partner for my tasks. Various Linux distros I have tried, starting from Ubuntu, Kubuntu, Xubuntu, Lubuntu, Ubuntu Kylin, Fedora (Workstation, Silverblue & Kinoite), Nobara, openSUSE, Manjaro Linux, MX, KDE Neon, AlmaLinux, Rocky Linux, elementaryOS, popOS, Deepin, EndeavorOS, Zorin, Garuda, LinuxFX, FerenOS, Solus, Kali, etc. They all have advantages and disadvantages and have different use cases đ„. Some are aggressive in context that they get the latest and fastest updates but are prone to crashes (bugs), some update very rarely, and even the software is still in an old-school version, as long as it is stable and usable for years. Some are immutable, meaning you canât change the core system. The changeable thing is the external software. Itâs suitable for use cases that require extra security đ. Some are targeted for desktop use (there is a display and clickable), and there are also those intended for servers, in which there is no display (GUI), but it uses a command line terminal (CLI), as long as it is light & full performance, cutting out unnecessary things from the purpose uses đ». Press enter or click to view image in full size GUI and CLI The GUI models are also different. In Linux, there is something called a Desktop Environment (DE), like a User Experience set when using the display. They are GNOME, KDE, XFCE, LXDE, MATE, DDE, Cinnamon, Budgie, Pantheon, etc. Some of them have a default display similar to macOS, and the others one similar to Windows. They are all unique đ. Press enter or click to view image in full size Various Linux Desktop Environments (DE) Logo/Icons Some are aimed for corporate purposes, such as RHEL (Red Hat Enterprise Linux) and SLES (SUSE Linux Enterprise Server). There are also those developed purely by communities such as Debian and Arch Linux. There is hybrid support from the community and corporate such as Ubuntu (Canonical) and Fedora (RedHat) đȘ. There are various other use cases, for example, for penetration testing (system security testing experiments) such as Kali, gaming, SteamOS, robots, and IoT such as Raspberry Pi, and many more. Even Android (by Google), which that used on most smartphones, also uses a modified Linux kernel đ°. After some period exploring the world of Linux, I finally decided to choose the Debian distro as my daily OS driver for now, alongside Windows. The reason is stable, uses the original DE (I use GNOME), supports many packages, updates are fast and more mature, and the documentation is quite complete. For the others, tweak it and customize it in such a way đ . Press enter or click to view image in full size Desktop Screenshot of Debian Linux (GNOME) + Tweaks Debian is often the parent of other distro derivatives such as Ubuntu, SteamOS, and MX Linux. It is also typically used in server environments because of its stability. Iâve been using Fedora Workstation for several months because I love using pure GNOME and getting the latest updates. Itâs in the RedHat environment, which uses the RPM package. However it doesnât support the DEB package, and the update downloads are relatively slower (POV at my local ISP) đ. Microsoft Windows also carries the WSL (Windows Subsystem for Linux) feature, where the Windows system can run Linux seamlessly and integrate directly from the host OS through virtualization technology. Itâs useful when I need to do operations that only support Linux environments, or just want to run or test the isolated apps. It also supports GUI đ ! Press enter or click to view image in full size Image source: PCMag.com (âWindows Subsystem for Linux Heads to the Microsoft Storeâ) Discussing virtualization, in a Linux environment, there is something called KVM (Kernel Virtual Machine), where a running virtual machine can directly access the kernel (core) of the system. Itâs possible to run the Android system. One of which is Waydroid (which supports Google Play), which utilizes the KVM because it uses the Linux kernel. So the performance is better and more efficient âĄ. Press enter or click to view image in full size Using Waydroid to open three apps simultaneously in windowed mode. Apart from virtualization, there is also something called containerization. A kind of technology to run applications in isolation without the need to warm up a new VM. Among the well-known ones are Docker and Podman (Red Hat). Popular containerized application managers include Kubernetes (Google) and Openshift (RedHat). From here comes the term microservices, a shift from monoliths đ. There is a tool for running any distribution of Linux inside a Linux ho without setting up a VM. The tool is Distrobox. It utilizes containerization technology that is tightly integrated into the host. It allows to share the /Home directory, external peripherals, etc. For example, If we use Debian as the host OS, then we can run Ubuntu, Almalinux, Fedora OS, Arch Linux, or others, and install each app from isolated workspaces. It also supports GUI apps! đ. Press enter or click to view image in full size Distrobox Screenshot â github.com/89luca89/distrobox Some distros are built by Karya Anak Bangsa (The Indonesian People). For example, BlankOn Linux, Tealinux, GarudaLinux, Langitketujuh OS, Desa OS, Xenta OS, dracOs Linux, Grombyang OS, etc. Some have meanings behind their names. For example, BlankOn Linux which is similar to the word âblangkonâ (Javanese headgear), and Langitketujuh OS which is inspired by the historic journey of the Israâ and Miâraj of the Prophet Muhammad ï·ș towards the seventh skies đ. For those who want to explore various distros and their derivatives, the form of a graph tree and information on the year of release is available on Wikipedia. https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/1/1b/Linux_Distribution_Timeline.svg Press enter or click to view image in full size Debian Linux Derivatives Tree â Wikimedia.org #CMIIW. Feel free to discuss. I hope it will be useful. Barakallahu fiik, and thank you! Linux Linuxworld Technology Operating Systems Easy Life Hacks

- Noor Adn
- 27 May, 2022
Bangkit 2022 â The Exciting Learning Journey
Hello, my name is Muhammad Noor âAdn Assaâid. you can call me Noor or Aden. Iâm from State Islamic Institute of Kudus (IAIN Kudus), majoring in Dakwah Management. I am a non-it educational background formal student before. When this article was written, I was a Cloud Computing cohort at Bangkit Academy 2022. This article was written to reflect on me my #BangkitExperience in Bangkit 2022, and I hope it will be useful for others. Bangkit is a Google-led academy designed to produce high-caliber, technical talent for world-class, Indonesian technology companies and startups. This year, Bangkit is offered as an approved Kampus Merdeka program supported by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology (MOECRT) of the Republic of Indonesia. Please note that this article was written based on my own experience and perspective during participating the program. # Intro Iâm a person that loves to learn and explore something new, especially in the STEM (Science, Technology, Engineering, & Mathematics) field. I have tried to join Bootcamps and classes in that field, whether it was a free or paid version. Such as Progate x Orang Siber Bootcamp, IDCamp (Indosat Oreedoo Digital Camp), IT Career Preparation by Alterra Academy, etc. I also enrolled in many classes in Dicoding Academy, BuildWith Angga, Udemy, Udacity, Microsoft Learn, etc. Iâm also excited to follow many events, just like Baparekraf Developer Day (BDD), Microsoft Dev//Verse, Dicoding Events, etc. I also have joined a Hackathon competition event. # How It Started When I was just scrolling on social media platforms, I found information about Bangkit 2021. Then I will Google it as soon as possible. I checked the official website, read through the web pages, and gathered as much information about the program. I am very excited and interested to apply to that program. But, qodarullah (unfortunately), I am unable to apply because I am still not eligible to join this program. This program has minimum standard qualifications to join, one of them is the applicants at least must finish 5 semesters of study. That time is when I was still in the 3rd semester on my campus. So, I must be patient and try to forget that. :( The time must go on, and the 2 semesters has been passed. Now Iâm in the 5th semester, and I intended to join the program, especially in the Cloud Computing learning path. Then, I encourage myself to register, bismillah. I do all the things that need to register in application processes, following procedures, and with care. I do not forget to discuss this with my parents and do a prayer. As a Muslim, I pray and ask Allah that if this program is beneficial to me and good for me, please let me in, help me in all duties, and bless me. Otherwise, if this program is not good for me, please keep me away from it. :) After many steps of the application process, the announcement day has come. Iâm feeling nervous about the result. And, qodarullah, Iâm on the waiting list due to the higher applicant volume. Itâs okay, just be patient and wait for the final result, and not forget to do the prayer of course. # Getting Started to Bangkit On Friday, 28 January 2022, I got an email informed that Iâm accepted into Bangkit 2022. Alhamdulillah!. Iâm feeling grateful to hear that good news. Over 63K+ applicants, there are around 3K that accepted. For me, joining Bangkit is âAmanahâ, an obligation that needs to fight for, and needs a commitment to finish till the end. Then ASAP, I complete all the things about the registration. My prayer has been accepted, and I hope this is a good beginning to start the journey. Then, after a few days, I got info about matriculation class, onboarding, technical meeting, English pre-test, etc. I read it carefully and start doing what needs to do. I have some issues with the administration actually, but alhamdulillah, it has already been solved. Then I got credentials such as a Letter of Acceptance, Bangkit email, Bangkit ID, etc. All further information, announcement, etc will be sent to the Bangkit email (xxxxxx@bangkit.academy). # Learning Models & Documentation The class started to begin. There a two main learning models, synchronous and asynchronous learning. First, asynchronous learning means the students will be able to study as they want to study and not depend on others. For example, the students will be given a class token and learning credits. The platform used is Dicoding, Coursera, and Qwiklabs (Google Cloud Skill Boost). Second, synchronous learning means the students must be stand-in online at the same time. This is usually called an ILT (Instructor-Led Training) study: tech, soft skills, and English. All students must be on-cam, and the materials will be explained in English. # A Message This may be hard in the beginning, but insyaAllah it will be easy if we keep trying and keep praying. There is a time that you feel down like nobody care, feels inferior, or does not that about your expectations, but remember, we need to fight. Go back to the past and tell yourself why you join this program. Especially for my fellow Muslims, we must realize that we are weak. We need a backed, we need help, we need anesthesia to face this hard time, we must go to the one that has control of ourselves. And did you know who is? He is Allah. Go and tell all your problems, sigh, etc to Allah. Do a night prayer, do a charity, do good deeds, and do many things that you can do. Alhamdulillah. Thank you so much Bangkit and all the team. Many knowledge and experiences that I learned here. May Allah repays your kindness, effort, and other that was given to us, with the greater one. We hope Indonesia will be one of the tech-leading countries in this world. Aameen. Bangkit Academy Bangkit2022 Learning Journey Cohorts Kampus Merdeka

- Noor Adn
- 23 Jul, 2021
Literasi Wawasan Islami Pada Era Digitalisasi
Dunia berkembang begitu pesat, perkembangan teknologi yang terus menerus terjadi mendorong seseorang bebas dalam hal berekspresi. Era digitalisasi telah dimulai, tantangan serta rancangan baru perlu segera diperbaiki. Inovasi dan kreasi harus terus dipacu untuk menyebarkan dakwah Islam yang mulia ini. Kita harus tetap semangat menyampaikan dakwah Islam walaupun berbagai macam cara kita akan lalui. Harus yakin bahwa agama Islam ini dapat tersampaikan dengan baik, walaupun dengan zaman yang terus berganti. Tantangan yang dihadapi pada sekarang ini tentu berbeda dengan yang seperti yang telah lampau. Jika dahulu belum kenal yang namanya gawai (gadget) serta masih kesulitan mendapatkan informasi, maka hari ini gawai justru merupakan hal yang hampir wajib untuk dimiliki. Para pelaku akademisi seperti guru, dosen, dan mahasiswa, membutuhkan gawai sebagai sarana belajar dan berdiskusi mengenai materi. Tak hanya mereka, masyarakat umum juga membutuhkan gawai untuk berkomunikasi dengan orang lain, atau untuk keperluan mereka masing-masing. Lalu lintas informasi menjadi sebuah hal pasti yang tak terlepaskan dari teknologi komunikasi. Informasi yang begitu banyak, terkadang membuat seseorang menjadi kebingungan, bahkan mungkin kehilangan arah dan tujuan. Keberadaan tersebut memiliki dampak sisi positif dan negatif. Tanpa dibekali pengetahuan Islam, bisa saja seseorang menjadi hilang kendali saat berselancar di dunia internet, terutama saat seseorang sedang menyendiri. Berbagai macam fitnah dan cobaan tepat berada di depan mata memandang. Peluang kemaksiatan dan kebaikan menjadi semakin besar seiring perkembangan zaman. Banyaknya berita hoax yang telah terlanjur tersebar merupakan sebuah ancaman bersama bagi kita semua. Mungkin jika kita adalah orang yang sudah âmelek informasiâ istilahnya, akan segera dapat mengidentifikasi bahwa berita itu tidak benar. Namun bayangkan jika yang mendapat berita hoax itu adalah orang yang baru pertama kali menggunakan perangkat gawai, kemungkinan besar akan terjebak dan ikut terseret pada informasi yang salah, terlebih jika itu menyangkut hal-hal sensitif, yang akhirnya menyebabkan kekacauan, perdebatan tanpa ilmu, dan bahkan kesesatan. Masyarakat Islam perlu diberi edukasi mengenai agama Islam yang benar, yang bersumber dari Al-Qurâan dan Sunnah sesuai pemahaman salafus saleh (sahabat, tabiâin, dan tabiâut tabiâin). Dengan mempelajari agama Islam secara benar, baik itu secara metode, sumber kitab, seorang guru, maupun aspek-aspek lainya, maka kebijaksanaan masyarakat akan semakin besar dalam menjalani kehidupan dunia yang fana ini. Masyarakat juga dapat semakin kuat serta memiliki benteng-benteng pertahanan terhadap informasi yang salah, bahkan menyesatkan. Hal yang seharusnya pertama kali ditanamkan pada seseorang adalah mengenai Tauhid, yaitu mengesakan Allah semata, memahami dan mengakui bahwa segala sesuatu itu atas kehendak Allah. Dia menciptakan segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi. Dia yang menciptakan alam semesta ini. Salah satu metode dakwah untuk menyampaikan hal tersebut adalah melalui literasi. Literasi perlu diajarkan pada masyarakat, karena kita semua pastinya menginginkan kebaikan umat. Dalam berdakwah melalui literasi, kita harus pandai menilai dan memanfaatkan situasi maupun kondisi sesuai dengan keadaan terkini. Jangan lupa juga untuk melihat dari sisi jiwa dan psikologi, untuk menyampaikan dakwah mulia ini. Ketersediaan fasilitas teknologi yang sangat melimpah ini dapat kita manfaatkan untuk menjaring dan menjangkau masyarakat potensial untuk dakwah Islam. Dakwah saat ini tidak terbatas hanya pada ceramah lokal yang diadakan di suatu tempat tertentu. Namun, kita dapat memanfaatkan keadaan tersebut untuk mendakwahkan Islam, seperti menggunakan media sosial yang kini tengah menjadi sarana masyarakat menerima informasi. Literasi tak hanya melalui kegiatan membaca dan menulis, namun lebih dari itu. Literasi secara umum dapat diartikan sebagai sebuah kemampuan dan keterampilan yang dimiliki oleh seseorang dalam hal membaca, menulis, berbicara, serta memecahkan berbagai permasalahan di dalam kehidupan. Dakwah Islam melalui literasi menjadi sangat berpengaruh bagi masyarakat, terutama jika didukung dengan sarana digital. Melalui literasi, kita dapat menyampaikan Islam dengan lebih mudah dan efektif. Edukasi yang diberikan melalui literasi akan mudah diserap, terutama bagi orang yang memang benar-benar berfokus pada area tersebut. Kemampuan seseorang dalam hal tulis menulis, berbicara, serta memecahkan permasalahan dalam hidup merupakan sebuah modal yang berharga untuk keberlangsungan hidup mereka. Salah satu bentuk implementasi dakwah melalui literasi dapat dilihat dari banyaknya buku-buku bernuansa islami yang ada di perpustakaan, maupun buku-buku yang telah beredar dan dijual di toko. Buku-buku tersebut mengandung nilai-nilai Islam yang mana itu merupakan sebuah sarana dalam berdakwah, yaitu menyeru kepada kebaikan dan mencegah kepada kemungkaran. Selain itu, juga dapat kita lihat dari banyaknya artikel-artikel maupun buku digital yang kita jumpai di internet. Postingan-postingan edukatif mengenai Islam di media sosial seperti di Instagram, Facebook, dan Twitter juga merupakan sebuah sarana dakwah yang efektif, karena dengan adanya postingan tersebut, setidaknya meningkatkan kesadaran seseorang akan adanya Islam. Mereka menjadi tersadar akan eksistensi dan keindahan Islam. Jika hal ini dilakukan terus-menerus, maka tidak menutup kemungkinan seseorang menjadi penasaran dan mencari tahu lebih dalam terkait dakwah Islam. Dalam menyebarkan literasi, kita juga harus dapat beradaptasi mengikuti arus perkembangan zaman. Misalnya, informasi terkait adanya acara kajian Islam yang dahulu kebanyakan disebarkan melalui pamflet dan selebaran, kini dapat ditingkatkan lagi dengan memanfaatkan pengiklanan digital (digital advertising). Dalam hal tersebut, kita dapat memilih target masyarakat yang akan kita sasar, seperti rentang umur, lokasi, hobi, agama, maupun parameter-parameter lainya. Sebut saja saat kita mengadakan acara kajian mengenai pernikahan, yang acara tersebut diadakan di Jakarta, maka kita dapat memilih rentang umur anak muda di sekitar area Jakarta, yang dianggap sudah siap untuk melakukan pernikahan. Iklan tersebut dapat muncul di berbagai kanal sesuai yang kita inginkan. Misalnya muncul di halaman beranda Facebook dan Instagram. Tentunya hal ini sangat menguntungkan bagi keberlangsungan dakwah Islam. Dakwah melalui literasi ini merupakan sebuah metode yang baik, layak dilakukan, dan juga menantang. Kita harus bisa menyelaraskan antara ajaran Islam, pandangan kita, pandangan orang yang kita dakwahi, serta keadaan lingkungan. Seseorang harus mengerti ilmunya terlebih dahulu sebelum menyampaikan sesuatu. Jangan sampai kita menyebarkan dakwah dengan metode maupun substansi yang salah. Apabila dakwah kita diterima, maka kita bersyukur kepada Allah karena diberi keberhasilan, dan apabila dakwah yang kita lakukan ditolak, maka kita tetap bersabar dan jangan berkecil hati. Tugas kita dalam berdakwah itu menyampaikan kebenaran, bukan untuk memaksa seseorang. Tidak ada paksaan dalam agama Islam. Tentunya berhasil atau tidaknya, semua bergantung pada keputusan Allah Taâala. Namun demikian, kita harus tetap bersemangat dalam menyebarkan agama Islam ini. Jika orang-orang kafir saja berusaha maksimal untuk menyebarkan, mendanai, serta mendukung kegiatan-kegiatan yang bertolak belakang dengan ajaran Islam, maka kita sebagai seorang muslim seharusnya lebih giat lagi mendakwahkan agama Islam. Allah menjanjikan balasan surga bagi yang beriman dan mengerjakan kebaikan. Akhir kata, marilah kita senantiasa mendekatkan diri pada Allah, selalu bersyukur, bersabar, dan berusaha menyebarkan agama Islam. Jangan lupa untuk selalu meminta pertolongan Allah, minta dimudahkan untuk melakukan segala kegiatan. Tetap bersabar jika ternyata dakwah kita belum membuahkan hasil yang maksimal, atau mungkin bahkan dalam perjalanan, kita ditimpa berbagai macam fitnah dan cobaan. Semoga Allah menerima semua amal kebaikan yang kita lakukan, serta memudahkan semua urusan yang kita kerjakan. Aamiin⊠Tentang Penulis Muhammad Noor âAdn Assaâid, lahir di Kudus, pada 17 Oktober 2001. Saat ini, ia tercatat sebagai mahasiswa Manajemen Dakwah (MD), Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Kudus. Meskipun kuliah di jurusan sosial, ia memiliki minat belajar terkait sains dan teknologi. Ia kerap mengambil beasiswa belajar dunia IT di luar kampus, seperti belajar pemrograman, pembuatan aplikasi, serta arsitektur sebuah website. Selain itu, dia juga memiliki ketertarikan terhadap seni dan desain digital. Dia berusaha berdakwah melalui berbagai kemampuan yang dimiliki dengan ciri khas tersendiri, termasuk di dunia kepenulisan. Jejak digital penulis dapat dilihat pada Instagram @nooradn_ atau melalui tautan s.id/nooradn.

Klasifikasi Bisnis Islam di Indonesia
Bisnis di indonesia memanglah sangat banyak, terdapat bermacam-macam bisnis Islam yang telah berdiri di Indonesia ini dengan berbagai sektor atau model bisnis. Perbedaan dalam bisnis adalah suatu rahmat yang Allah turunkan kepada kita semua. Diantaranya yaitu adalah sebagai berikut: 1. Sektor Dakwah & Seputarnya a. Tour & travel haji â umroh Dengan adanya syariâat untuk menunaikan ibadah haji dan umroh, maka terbentuklah sebuah inisiasi dari umat islam untuk membuat suatu lembaga atau organisasi yang mengurusi hal tersebut. Hal tersebut merupakan peluang bagi kita semua untuk berkontribusi agar umat Islam dapat menunaikan ibadah haji-umroh dengan baik. b. Kelas kajian Islam Kelas kajian Islam seperti Aleeta (A Letter to Allah) milik Ust. Oemar Mita, Lc ini dapat kita jadikan sebagai contoh. Dalam kelas ini dijelaskan kajian Islam yang intensif yang insyaAllah bermanfaat bagi kita. Dari hal tersebut, maka terbukalah peluang bagi kita untuk mendirikan kelas kajian seperti Aleeta tersebut. 2. Sektor Finansial / Keuangan a. Pegadaian syariah Dengan adanya tuntunan untuk berpegang teguh pada syariat Allah, maka dibentuklah pegadaian syariâah dimana pegadaian yang ada di dalamnya diterapkanlah prinsip-prinsip Islam. Sehingga kita sebagai umat Islam memiliki destinasi atau sebuah tempat tujuan yang tepat jika suatu saat ingin menggadaikan. b. Perbankan syariah Perbankan yang pada umumnya, yaitu bank konvensional terdapat unsur riba di dalamnya, oleh karena itu kita sebagai muslim harus memikirkan jalan keluarnya. Salah satu solusi yang dapat kita lakukan adalah dengan mendirikan perbankan syariâah. Jika dulu masing-masing bank konvensional mendirikan versi syariâah nya, kini bank-bank syariah tersebut sudah merger menjadi Bank Syariâah Indonesia, dimana Bank Mandiri sebagai pemegang saham terbesarnya, yaitu sekitar 51 persen dari total keseluruhan. 3. Sektor Edukasi a. Kelas desain dakwah Kebutuhan akan konten dakwah membuka peluang bagi kita untuk mendirikan kelas-kelas desain yang di spesifikasikan kepada dakwah. Kelas seperti Muslim Creator Class dan Vectara adalah contohnya. Disitu juga dijelaskan mengenai etika dan sikap kita sebagai desainer muslim. b. Buku/kitab Sunnah Kebutuhan akan literasi Islam memang sangatlah penting bagi kita semua, terutama bagi penuntut ilmu. Dengan kita menyediakan bahan bacaan / literasi bagi umat muslim, maka kita juga berpeluang untuk mendapatkan pahala jariyah dari penjualan buku/kitab tersebut. Sesuai dengan hadits yaitu yang intinya barangsiapa yang menunjuki suatu kebaikan (dalam konteks ini adlaah buku Islam), maka dia dapat ganjaran/pahala seperti pahala orang yang semisalnya. 4. Sektor Konsumsi / Produk Sehari-hari a. Makanan halal Memakan makanan halal dan toyyib (baik) merupakan suatu kewajiban bagi seorang muslim, oleh karenanya kita dapat masuk ke dalam sektor tersebut dengan kita menyediakan konsumsi yang halal dan baik bagi yang membutuhkan. Selain itu, kita juga dapat bersedakah dengan cara membagikan makanan gratis pada yang membutuhkan. Terlebih lagi di saat bulan Ramadhan, dimana kita mendapatkan pahala orang berpuasa setiap kali kita memberi makan orang yang puasa atau saat berbuka puasa. b. Busana muslim syarâi Busana muslim memang suatu yang penting bagi kita. Kewajiban untuk menutup aurat merupakan suatu hal yang mutlak diperlukan. Terlebih untuk akhwat yaitu kewajiban menutup aurat dari mulai ujung rambut sampai telapak kaki, kecuali wajah dan telapak tangan. Kita dapat menyediakan pakaian syarâi seperti mukena, jilbab, gamis ataupun cadar bagi mereka, yaitu akhwat. 5. Sektor Digital a. Aset digital Dengan semakin banyaknya kebutuhan konten dakwah, maka kita dapat menjual aset-aset digital kita ke dalam pasar digital maupun ke pasar tradisional yang berbentuk soft-copy. Aset-aset tersebut dapat berupa materi desain ilustrasi, gambar background, e-book, dan lainya. b. Aplikasi Android/iOS/Windows/MacOS Contoh dari sektor digital yaitu adalah aplikasi atau software pengolah zakat dan bisnis. Aplikasi seperti Zahir adalah contohnya. Kita dapat menghitung dan mengelola keuangan bisnis kita melalui platform tersebut. Mungkin itu saja yang bisa saya jelaskan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat, dan semoga kita dapat mengambil hikmah dari tulisan ini. Baarakallahu fiikum :)

Mengapa Kita Berbisnis?
Telah kita ketahui bersama bahwa kita dalam bermuamalah harus berdasarkan pada syariat agama Islam, terlebih jika kita berbisnis dalam ruang lingkup Islam. Tentunya kita harus lebih teliti dan lebih bisa memahami etika-etika serta rambu-rambu syariat agar selamat dunia akhirat. Berikut ini adalah keterkaitan bisnis Islam dengan Qurâan dan Sunnah. 1. Berbisnis sebagai sarana ibadah Beribadah kepada Allah adalah tujuan manusia diciptakan, sebagaimana firman Allah dalam Quran surat Adz-Dzariyat ayat 56 yang artinya: âAku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Kuâ. Berbisnis juga merupakan ibadah jika kita memang niatkan untuk ibadah, dan memang seharusnya begitu. Karena segala amal perbuatan itu tergantung pada niatnya. Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam hadits yang artinya: âSetiap amal sesuai dengan niatnyaâ (HR Bukhari). Dengan kita berbisnis, maka kita berarti menggunakan waktu kita untuk mengurusi kehidupan kita di dunia. Allah berfirman dalam Al-Qurâan yang artinya: âDan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawiâ (QS. Al Qashshash: 77). 2. Perintah untuk bekerja mencari penghidupan (maisyah) Manusia di muka bumi ini tidak lepas dengan yang namanya rezeki Allah. Rezeki ada tiga, yaitu rezeki yang telah dijamin Allah, rezeki halal, dan rezeki haram. Rezeki halal adalah rezeki yang didapatkan dengan cara-cara halal, dan usaha untuk mencapatkan rezeki tersebut bernilai pahala disisi Allah. Begitupun sebaliknya untuk rezeki haram. Allah berfirman dalam Al-Qurâan yang artinya: âKami telah membuat waktu siang untuk mengusahakan kehidupan (bekerja).â (QS. Nabaâ: 11). Dengan bekerja mencari penghidupan yang halal, mencari rezeki yang halal, berarti kita mendapatkan pahala yang baik pula. Bagi seorang laki-laki yang sudah menikah, mencari maisyah (penghidupan) adalah suatu kewajiban. Karena dia telah diberikan amanah untuk menafkahi keluarganya. 3. Berbisnis sebagai sarana berdakwah Dengan berbisnis, kita juga mendapatkan peluang untuk berdakwah. Sebagaimana kita diperintahkan untuk berdakwah yaitu dalam surat An-Nahl ayat 125 yang artinya: âSerulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baikâ. Selain itu kita akan mendapatkan pahala dari orang yang mengerjakan amalan / mendapatkan kebaikan tesebut. Hal ini didasarkan pada hadits yang diriwayatkan dalam Sahih Muslim no 1893 yang artinya âBarangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakanyaâ. 4. Berbisnis sebagai sarana untuk memahami agama Islam Berbisnis memanglah cukup mudah, namun berbisnis dengan memegang syariâat terkadang butuh pemahaman lebih dalam, sebab orientasi kita bukan di dunia saja, namun akan kita bawa sampai ke akhirat. Dengan berbisnis kita jadi mempelajari tentang apa-apa yang diperbolehkan dan yang dilarang. Seperti kita diperbolehkan untuk melakukan transaksi jual beli dan dilarang untuk menerapkan / menjalankan riba. Allah berfirman yang artinya: âDan Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan ribaâ (Q.S Al-Baqarah: 275). Khalifah Umar bin Khattab radhiallahu anhu juga pernah mengeluarkan perintah yang artinya: âJangan berjualan di pasar ini para pedagang yang tidak mengerti dien (muamalat)â. Hal tersebut mengingatkan kita bahwa penting sekali memahami agama Islam dalam menjalankan sebuah bisnis, tak terkeucali dalam bisnis Islam, namun sudah sepatutnya kita meng-implementasikan atau menerapkan syariat Islam dalam seluruh aspek hidup kita ini. 5. Berbisnis berarti membantu sesama manusia Dengan kita menjalankan sebuah bisnis, terutama yang bergerak untuk kemaslahatan umat, maka secara langsung maupun tidak langsung, kita telah membantu sesama manusia dengan cara memberikan manfaat kepada manusia yang lainya. Kita diperintahkan Allah untuk tolong-menolong ke sesama manusia, sebagaimana yang telah Allah jelaskan pada surat Al-Maidah ayat 2, yang artinya: âTolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan takwa, dan janganlah kalian tolong menolong dalam perbuatan dosa dan pelanggaran.â. Jika kita memiliki rekan atau partner bisnis, berarti kita telah membantu pihak tersebut dalam memenuhi urusan-urusan mereka. Dengan begitu, jika kita adalah seorang muslim, maka mendapatkan pahala yang besar dan tiada putus-putusnya, sebagaimana firman Allah pada surat Al-Maidah ayat 9 yang artinya: âAllah telah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan yang beramal saleh, (bahwa) untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.â Serta firman Allah dalam surat At-Tin ayat 6 yang artinya: âKecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnyaâ. Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat, semoga kita dapat senantiasa memperbaharui motivasi kita dalam berbisnis, serta bisnis-bisnis kita yang kita pegang/miliki mendapatkan keberkahan dari Allah. Niatkan bisnis untuk mencari ridha Allah, luruskan niat, pahami cara kerja Sunnatullah. Demikian, apabila ada kesalahan, mohon dimaafkan yang sebesar-besarnya. Baarakallahu fiikum. :)